Bayi dibuang orang tua kandung ; kemaren di boyolali sekarang di sleman.

Buang Bayi Di Meja Warung Mie

Boyolali
Bayi berjenis kelamin laki-laki, ditemukan di atas meja sebuah warung mie ayam milik Narmi, 55, di Dukuh Karangnongko RT 004/RW 007, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Boyolali.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Minggu (26/8/2012) penemuan bayi itu terjadi Sabtu (25/8/2012) malam. Hingga berita ini diturunkan belum jelas siapa orang tua bayi tersebut.

Kasubsi Humas Polres Boyolali, AKP Margono, mewakili Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryatnto, menerangkan, bayi itu ditemukan sekitar pukul 19.30 WIB. Diperkirakan usia bayi tersebut lima bulan.

Ia menambahkan bayi tersebut memiliki berat lima kilogram. Saat ditemukan, bayi mengenakan baju lengan panjang warna putih kombinasi motif bunga warna pink dan celana putih serta jaket warna pink dilengkapi tutup kepala. Di lokasi itu juga ditemukan enam baju, empat celana, sebuah minyak telon, 1/2 kg deterjen, satu gedong dan jam tangan warna hitam.

"Bayinya selamat dan sementara kami titipkan ke RSU Pandan Arang Boyolali. Bisa dikatakan diduga pembuangan bayi, kami masih terus melakukan penyelidikan," terang Margono saat dihubungi wartawan, Minggu siang.
sumber

Duh, Bayi Mungil Dibuang di Teras Masjid di Kalasan

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Seorang bayi mungil berjenis kelamin perempuan, ditemukan di teras masjid Ukhuwah Keniten, Tamanmartani, Kalasan pada Selasa (28/8/2012) sekitar pukul 11 siang. Bayi dengan berat badan 2,9 kilogram dan panjang 47cm tersebut, ditemukan pertama kali oleh seorang anak SD yang kebetulan tengah bermain di sekitar kawasan masjid.

"Temuan itu langsung diberitahukan kepada orangtuanya. Lantas diteruskan kepada polisi," jelas Kapolsek Kalasan, Kompol Suparjo, saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara, tempat dimana bayi tersebut dititipkan sementara.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan beberapa barang yang juga ditinggalkan oleh pelaku yang hingga kini masih dalam pengejaran. Meliputi botol susu, bedak bayi, handuk bayi, beberapa potong pakaian yang masih baru serta tali ari – ari si bayi.

Berdasarkan beberapa keterangan saksi mata, sebelum penemuan bayi, sempat ada pasangan muda – mudi yang masuk ke dalam area masjid. Namun, anak – anak yang disekitar lokasi penemuan tidak menaruh rasa curiga sedikitpun. Terlebih mereka tengah sibuk bermain dan belum memiliki pikiran dan dugaan terhadap pembuangan bayi. Kuat dugaan, kedua pasangan muda itulah yang membuang bayi tak berdosa tersebut.

"Saat ditemukan, kondisi bayi sudah lemah, kulitnya sudah membiru dan tampak kurang sehat. Oleh karena itu, kami langsung membawanya ke RS Bhayangkara untuk memeroleh perawatan medis," tambah Suparjo.

Informasi berharga diungkapkan Syamsul Tatang, dokter yang menangani bayi temuan itu. menurut dia, bayi tersebut lahir sekitar tiga hari yang lalu dan dilahirkan di Jakarta. Hal ini terlihat dari adanya obat penurun panas yang ditinggalkan di samping bayi

Sementara itu Dokter yang saat ini merawat bayi tersebut Syamsul Tatang mengatakan, bahwa bayi itu baru dilahirkan sekitar tiga hari yang lalu, diduga bayi yang kini dalam kondisi membaik tersebut dilahirkan di Jakarta, karena ia menemukan adanya obat penurun panas yang berasal dari sebuah rumah sakit di daerah Jakarta. "Dugaan kami bayi ini dilahirkan di Jakarta sekitar tiga hari yang lalu," ungkapnya. (mon)

sumber

:rate5
BUGIL DI HOTEL